Bukit Pengilon, Tempat Wisata Selain Pantai di Gunung Kidul

Bicara tentang wisata di Gunung Kidul, satu hal yang langsung terbesit di pikiran, yaitu tentang wisata pantainya. Tentu saja, karena memang mayoritas pantai di Gunung Kidul memiliki panorama yang memukau dan melekat di hati wisatawan.

Namun, liburan di pantai tentu sudah merupakan hal yang biasa dilakukan oleh wisatawan Gunung Kidul. Jika kamu ingin mendapatkan pengalaman liburan yang  baru, kamu bisa mencoba untuk berkunjung ke beberapa wisata bukit di Gunung Kidul, salah satunya, yaitu Bukit Pengilon.

Bukit Pengilon merupakan bukit yang masih berada di kawasan pantai selatan. Selain itu, Bukit Pengilon, diketahui masih satu kawasan dengan Gunung Api Purba Batur. Dari atas kawasan bukit, kamu bisa menikmati hembusan angin laut yang begitu kencang dan melihat pemandangan Samudra Hindia secara langsung.

Mayoritas pengunjung yang datang ke Bukit Pengilon umumnya bertujuan untuk melakukan camping, karena memang lokasinya yang luas dan bisa digunakan untuk mendirikan tenda.

Akan tetapi, tidak masalah jika kamu ingin berkunjung tanpa melakukan kemah. Terdapat kursi buatan dari kayu yang bisa kamu gunakan untuk bersantai sambil menikmati pemandangan laut dari tengah-tengah area bukit pengilon.

Pada area Bukit Pengilon tidak terdapat banyak pohon, hanya beberapa saja pada bagian atas dan tengah. Oleh karena itu, untuk waktu berkunjung di siang hari kurang direkomendasikan, karena akan sangat terik, terutama saat musim kemarau.

Bukit Pengilon memang lebih banyak dikenal oleh pengunjung yang senang berkemah. Maka tak heran, tidak begitu banyak pengunjung yang sampai di tempat ini. Padahal, lokasi dari Bukit Pengilon hanya berada disamping tempat wisata terkenal lainnya, yaitu Pantai Siung.

Mungkin faktor lainnya yang menyebabkan wisatawan tidak menjadikan Bukit Pengilon sebagai tujuan utama wisata mereka adalah karena trek yang harus dilalui. Perlu diketahui bahwa untuk mencapai Bukit Pengilon dari Pantai Siung, wisatawan harus melakukan perjalanan dengan berjalan kaki selama kurang lebih 1 – 1,5 jam.

Selama perjalanan, sesekali kamu akan menemukan trek yang cukup menanjak. Akan tetapi, yang menarik dari perjalanan ke Bukit Pengilon, yaitu wisatawan tidak hanya akan dimanjakan dengan keindahan Bukit Pengilon saja. Selama perjalanan berlangsung, kamu akan disambut dengan beragam pemandangan luar biasa yang tidak akan dapat kamu temukan di perkotaan. Maka dari itu, agar perjalanan menjadi tidak terasa melelahkan, sebaiknya kamu cukup menikmati perjalanan yang sedang kamu lakukan.

Lokasi Bukit Pengilon

Bukit Pengilon berlokasikan di Desa Tepus, Gunung Kidul. Dari Kota Jogja, Bukit Pengilon memang memiliki lokasi yang cukup jauh, yaitu perlu waktu tempuh sekitar 2 – 2,5 jam perjalanan.

Lokasi dari Bukit Pengilon berdekatan dengan beberapa tempat wisata lainnya, seperti Air Terjun Banyu Tibo, Pantai Nglambor, Pantai Wedi Ombo, Pantai Watu Lumbung, Pantai Siung dan beberapa lainnya.

Agar dapat berwisata lebih maksimal, kami menyarankan kamu untuk berangkat di pagi hari dan membawa peralatan kemah. Sebelum mencapai Bukit Pengilon, kamu bisa menghabiskan waktu dibeberapa tempat wisata lainnya terlebih dahulu.

Jika waktu sudah menunjukkan sekitar jam 3 sore, kamu bisa memulai perjalanan menaiki Bukit Pengilon. Apabila perjalanan berjalan dengan lancar, kamu akan sampai sekitar jam setengah lima sore dan dapat langsung mendirikan tenda sambil menunggu terbenamnya matahari.

Harga Tiket

Saat mulai memasuki gardu kawasan wisata, kamu akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 5.000/orang dan tidak hanya untuk wisata Pantai Siung, namun juga beberapa pantai lainnya, seperti Pantai Nglambor.

Sesampainya di area parkir, wisatawan akan langsung diminta untuk membayar tariff parkir. Untuk kendaraan roda dua dikenakan tariff Rp. 2.000, sedangkan kendaraan mobil Rp. 5.000.

Untuk mencapai lokasi Bukit Pengilon, kamu harus melalui anak tangga yang berada di sisi kiri pantai. Belum berjalan terlalu jauh, kamu akan kembali dikenakan tariff oleh warga setempat untuk dapat melalui jalan, yaitu sebesar Rp. 1.000/orang.

Sepanjang perjalanan, kamu akan diiringi dengan pemandangan indah yang tidak membosankan, hingga tak terasa telah memasuki area ladang warga. Di kawasan ini, kamu akan kembali ditarik biaya oleh warga sebesar Rp. 4.000/orang agar dapat melanjutkan perjalanan.

Sesampainya di Bukit Pengilon, bagi kamu yang ingin berkemah, dapat langsung mendirikan tenda. Pada awalnya, kami pikir sudah tidak ada lagi penarik biaya. Namun, ternyata, pada keesokan harinya, masih ada penarikan biaya Rp. 20.000/tenda.

Meskipun jumlah biaya yang harus dikeluarkan tidak terlalu besar, namun dengan adanya penarikan yang berulang-ulang seperti ini, tentu akan membuat pengunjung kurang nyaman.

Berdasarkan informasi dari warga lokal yang kami temui, penarikan retribusi yang berulang tersebut dikarenakan tanah yang dilalui menuju Bukit Pengilon merupakan tanah milik perseorangan atau kelompok.

Fasilitas Bukit Pengilon

Untuk saat ini, Bukit Pengilon masih belum dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap. Mungkin karena memang jaraknya yang cukup jauh. Hanya terdapat satu warung kecil yang menjual makanan dan minuman ringan.

Selain itu, telah disediakan pula satu kamar mandi berukuran kecil yang berada sekitar beberapa puluh meter dari lokasi bukit. Jika kamu berada di lokasi hingga malam hari, pastikan kamu membawa senter, karena selama menuju lokasi tidak ada lampu penerangan apapun.

Bagi kamu yang beragam muslim, tidak terdapat mushola khusus. Namun, kamu bisa menumpang sholat dan wudhu pada gubuk yang ada di belakang warung.

Galeri Foto Pantai Siung

Pantai Siung Dari Atas

Pantai Siung Dari Atas – Sumber: ardiankusuma.com

Saat perjalanan menuju ke Bukit Pengilon, kamu bisa melihat pemandangan Pantai Siung dengan lebih menawan dari ketinggian.

Trek Bukit Pengilon

Trek Bukit Pengilon – Sumber: ardiankusuma.com

Sebelum menuju ke Bukit Pengilon, ada baiknya kamu mempersiapkan segala hal, termasuk kondisi fisik. Selama perjalanan, sesekali kamu akan melewati jalanan setapak dengan trek menanjak.

Ladang di Bukit Pengilon

Ladang di Bukit Pengilon – Sumber: ardiankusuma.com

Jika bertemu dengan warga lokal yang sedang berada di ladang, jangan lupa untuk menyapa atau sekedar melemparkan senyuman.

Air Terjun Banyu Tibo

Air Terjun Banyu Tibo i Sumber: ardiankusuma.com

Belum sampai di Bukit Pengilon, kamu dapat menemukan pemandangan indah lainnya di tengah perjalanan, salah satunya yaitu Pantai Banyu Tibo.

Bukit Pengilon

Bukit Pengilon – Sumber: @rdnazee

Salah satu spot paling populer dari Bukit Pengilon, yaitu pemandangan laut dari tengah-tengah tebing.

Bukit Pengilon Saat Kemarau

Bukit Pengilon Saat Kemarau – Sumber: @tryyaz

Jika kamu berkunjung ke Bukit Pengilon saat memasuki musim kemarau, jangan lupa untuk membawa masker, karena trek akan sangat berdebu.

Foto Bukit Pengilon

Foto Bukit Pengilon – Sumber: @lianasofiani

Setelah lelah berjalan sekitar 1,5 jam, kamu bisa langsung bersantai di pinggir bukit sambil menikmati suara ombak yang menghantam karang.

Camping di Bukit Pengilon

Camping di Bukit Pengilon – Sumber: @lianasofiani

Camping memang merupakan salah satu cara yang tepat untuk menikmati keindahan Bukit Pengilon. Saat bangun di pagi hari, kamu akan langsung disambut dengan rombongan burung yang sedang terbang di atas lautan biru.

Spot di Bukit Pengilon

Spot di Bukit Pengilon – Sumber: @swisnudana

Salah satu spot yang kami rekomendasikan untuk mendirikan tenda, yaitu pada bagian atas bukit di antara pepohonan, karena hembusan angin laut yang kencang, akan dapat sedikit berkurang.

View di Bukit Pengilon

View di Bukit Pengilon – Sumber: @isnansholeh

Selama perjalan berangkat atau pulang, kamu akan melewati tempat indah ini. Kamu bisa menuruni area ini untuk sekadar berfoto. Namun, hati-hati, karena tangga yang dibuat sudah cukup merata dengan tanah, sehingga akan sedikit licin.

Bukit Pengilon dari Atas

Bukit Pengilon dari Atas – Sumber: @yudie_chazchuz

Jika sudah sampai di Bukit Pengilon, jangan diam saja di satu tempat. Coba untuk beranjak ke sisi kiri bukit. Dari sini, kamu bisa melihat Bukit Pengilon dengan pemandangan Samudera Hindia.

Sunset di Bukit Pengilon

Sunset di Bukit Pengilon – Sumber: @n_eniweee

Agar pemandangan yang kamu dapatkan bisa lebih maksimal, pastikan kamu datang disaat cuaca sedang cerah. Jika beruntung, kamu bisa melihat matahari tenggelam dengan sempurna di tempat ini.

Sunrise Bukit Pengilon

Sunrise Bukit Pengilon – Sumber: @rezasatyap

Tidak hanya indah di sore hari, saat matahari terbit dari ufuk timur, suasana hangat dengan langit berwarna jingga sangat bagus untuk kamu abadikan dengan kamera.

Tinggalkan Komentar